Prioritas dan Peluang di Masa Pandemi Covid-19

Terkait perencanaan vaksinasi bertahap hal yang lebih detail, saat ini pemerintah sedang menyusun peta jalan atau roadmap yang akan menjelaskan mekanisme pelaksanaan vaksinasi COVID-19 secara menyeluruh. – covid19.go.id

Tahun 2021 sudah memasuki pertengahan bulan January, pandemi yang disebabkan oleh covid-19 dewasa ini belum kunjung menunjukkan kabar akan berhenti.

Perkembangan vaksin untuk mengatasi pandemi covid19 pun sudah menunjukkan titik terang, beberapa jenis vaksin sudah mulai di distribusikan Singapura dan Indonesia menjadi yang terdepan dalam distribusi vaksin jika dibandingkan dengan negara lain di kawasan ASEAN.

Dengan adanya vaksin yang dapat dipergunakan secara luas oleh masyarakat, praktis rasa aman pun mulai muncul dan kegiatan ekonomi dapat kembali seperti sedia kala namun dengan kenaikan angka positive covid19 di Indonesia semua menjadi agak tertunda.

Namun mau tidak mau, suka tidak suka kita harus melakukan adaptasi terhadap kondisi yang sedang kita hadapi semasa pandemi ini muncul dan semoga dampak positive dari berlangsungnya covid19.

Dapat kita pertahankan dimasa mendatang, dan menjadi kebiasaan baru yang dapat memotivasi kita menjadi pribadi yang lebih baik.

Dalam setiap kondisi kita dihadapkan oleh 2 pilihan besar dalam kehidupan, pilihan tersebut adalah prioritas dan peluang.

Maka perencanaan keuangan itu perlu untuk membuat skala prioritas dan peluang kita dalam menjalani kehidupan sehari hari secara proporsional.

Prioritas yang sebaiknya kita persiapkan dan jalankan dalam menghadapi pandemi covid19 adalah menyiapkan dana darurat keluarga dan melakukan upaya financial agar dapat menjaga kesehatan keuangan kita masing masing.

Pasok property sudah tinggi, namun masih banyak orang yang belum mempunyai rumah karena belum mau atau belum mampu membeli rumah. Di tengah kondisi pasar properti yang masih lesu, pasar tengah berpihak pada konsumen alias bersifat buyer market — Mutiara Nabila – Bisnis.com 

Kita ketahui bersama bahwa pandemi berdampak pada berbagai sektor di tanah air, dan properti menjadi salah satu sektor yang terdampak oleh covid-19.

Data menunjukkan bahwa kondisi sektor properti sudah mengalami perlambatan dari tahun 2019 dan daya beli masyarakat turun akibat pandemi covid19 di tahun 2020.

Membuat sektor properti dalam kondisi buyers market, kondisi ini membuat buyers atau pembeli memiliki daya tawar yang lebih tinggi dibanding penggembang atau developers.

Pada tahun 2021, baik pengembang maupun stakeholders banyak memberi fasilitas kepada calon pembeli properti.

Fasilitas yang ditawarkan oleh developers antara lain fleksibilitas cara bayar, bunga KPR yang menarik, diskon, hingga bonus yang bisa didapatkan oleh pembeli jika membeli properti

Hal ini adalah hal yang lumrah untuk dilakukan developer dan perbankan untuk menjaga cash flow perusahaan properti.

Peluang inilah yang dapat kita ambil pada saat pandemi covid19, tentu peluang yang ada harus kita pertimbangkan secara terukur.

Jangan sampai peluang yang kita ambil berpengaruh negatif terhadap kehidupan kita dalam kesehariannya.

Karena kita ketahui bersama bahwa properti memiliki harga yang cukup mahal dan memerlukan komitment jangka panjang dalam pelunasannya (KPR).

Maka properti yang kita pilih harus dapat memberi dampak positif terhadap kegiatan kita sehari hari, baik bersosialisasi maupun bekerja.

Dalam pemilihan properti kita harus dapat mempertibangkan segala aspek dari properti selain dari aspek tekhnis properti itu sendiri.

Pertimbangan lain yang dapat diperhatikan adalah aksesbilitas dan fasilitas yang ditawarkan oleh properti yang akan kita beli. Hal ini penting agar properti yang kita miliki tidak menjadi beban dikemudian hari (karena perlu pemeliharaan).

Akan tetapi properti yang kita miliki menjadi aset produktif yang dapat kita gunakan sebagai tempat tinggal hunian atau berpotensi menjadi pasif income atau pendapatan tambahandikemudian hari karena memiliki value aksesbilitas dan fasilitas yang baik.

Bijaklah memilah informasi yang ada, jangan sampai informasi salah membuat anda menyesal dikemudian hari — RMND

Original Article by : Rio Aditya Ermindo

Leave a Reply

*